Arsip Tag: CDI Racing

Modifikasi dan Membuat sendiri cdi unlimiter untuk honda CB dan Gl

Halo mas bro….sehat??? Semoga kita semuwa dalam lindungan allah yg maha agung….amieeeen

Beberapa hari ini saya galau…pengen pasang cdi ac atau dc…spul proneotek yg dc+cdi saya sudah punya….cuma aki dan kiprok blm ada….sedang jika pasang yg ac saya punya spul tiger…tapi cdi blm punya….iseng2 search google cari cdi yg murah…eh.malah nemu rangkaian cdi grand yg katanya un limiter….benarkah unlimiter???

gambar skema cdi astrea grand yang telah ditulis beberapa blogger

gambar skema cdi astrea grand yang telah ditulis beberapa blogger

Jika dilihat dari scr yang dipake yaitu tipe 2P4M kok gak yakin nih cdi unlimiter…karna scr tipe ini bekerja pada frekuensi dimana sistem akan non aktif di rpm 12000. Lumayan lah dari pada rpm mesin dicut pada rpm 8ribu seperti halnya mesin2 baru sekarang ini….

Nah…tentu bisa dong dimodif biar rpm tidak nyangsang di rpm 12ribu….misal ditambah sehingga menjadi 14ribu rpm….hehehe….

jeroan cdi astrea grand ori yang telah dibongkar

jeroan cdi astrea grand ori yang telah dibongkar

Simpel kan isinya….itu original astrea grand yang katanya unlimiter lho ya…bagi beberapa yang usil biasanya SCR diganti dengan seri lain seperti halnya BT 151. dengan penggantian scr maka limit rpm sudah tentu bergeser..jadilah serasa pakai cdi racing!! tapi sayang cdi grand ini cdi basic yang tidak dilengkapi thermistor…sehingga ketika suhu komponen berubah maka waktu picu/timing dari pengapian akan bergeser…tapi kalo cuma buat dicantolin ke mesin cb jahat sudah cukup mumpuni…nyatanya selama ini pemakai cb dengan cdi grand minim keluhan…iya tho… woke besok kalo ada waktu saya akan praktek bikin cdi ac yang jozz gandos yang tentunya lebih woke performanya daripada CDI standar….

tetap sehat tetap kreatif dan salurkan bakat modif anda dengan bijak…salam blar..blarr….

Membuat CDI mobil tahap 2…perakitan!!

met malam bro…ses…abang…pak RT..pak Lurah…bang Mandor dan semua pembaca setia.. 5osial.com. oh ya dikomentar artikel kemaren ada yang protes…lho mas..ini TCI bukan CDI…!! Yup anda benar sekali..secara teknis ini merupakan rangkaian TCI  yang menggunakan transistor mosfet type IRF….sedang CDI menggunakan sistem kapasitor discharge….tapi bagi yang awam masalah listrik seperti saya lebih enak menyebutnya sebagai CDI….seperti halnya pompa air itu adalah sanyo dan orang menyebut kamera sebagai kodak….

Lanjoot ke aksi nyata ya bro….setelah dapat daftar belanja komponen akhirnya meluncurlah ke toko elektronik langganan….beli feri klorit…tenol…pcb polos..bor pcb…komponen dan setelah total jendral habis 17juta bos!! itu kata kasir toko sambil senyum menggoda….yup cukup 17rebu sahaja!!

komponen yang akan dirakit

komponen yang akan dirakit

nah ada yang tanya juga kemaren….C disini merupakan kondensator ya…dipasaran cari yg 250Volt agak susah…kemaren dapat yang 224/270volt…yowes rapopo

skema sudah disablon dan siap dicelup fericlorit...lanjutkan dengan ngebor

skema sudah disablon dan siap dicelup fericlorit…lanjutkan dengan ngebor

rangkaian CDI siap...simpel dan cukup portabel

rangkaian CDI siap…simpel dan cukup portabel

nah mudah bukan….dengan modal 17juta…eh 17rebu rangkaian ini sudah bisa digunakan dan tidak lagi kuatir nantinya platina menyusahkan dan bikin pusing!! Bagi para pecinta CB standaran alias original….CDI ini juga joss diaplikasikan pada kendaraan!! wes…ngono wae moga bermanfaat dan jadi barokah…amiiiin….

Pin CDI dan Jalur Kabel di Spul Motor

Setiap kali ada pasien kastemer ingin modifikasi pengapian dari platina ke CDI saya juga pusing. karna motor yang datang pasti jalur kabelnya amburadul…bekas kabel digunting dan di isolasi sekenanya.udah gitu pin cdi saya juga tidak hapal…hehehehe…sudah puluhan kali modif tetep gak hapal2 dan setiap mau pasang pasti buka2 internet mencari gambar pin CDI.

CDI Favorit pengguna GL dan Honda CB adalah cdi grand dan cdi shigun kebo…grand dengan 5jalur kabel dan shogun dengan 6jalur kabel. meski demikian pada dasarnya cuma 4kabel saja yang terpakai . kabel apa sajakah itu

1. kabel untuk arus…bila cdi grand dari spul  dan cdi shogun arus langsung diambil dari aki 12volt

2.Kabel massa atau body

3. kabel ke koil

4. kabel dari pulser

Nah..yang bikin lupa pin dari cdinya yang saya tidak ingat….

pin cdi yang selalu lupa

pin cdi yang selalu lupa

sedangkan untuk spul motor honda kabelnya cukup mudah untuk dihafal….merah-hitam untuk spul pengapian (ke cdi) bila memakai cdi grand….bila memakai cdi shogun cukup di isolasi saja ujung kabelnya. hijau untuk massa. putih untuk pengisian dan dihubungkan ke kiprok dan kuning untuk lampu dihubungkan ke kiprok juga

kabel spul

kabel spul

untuk kali ini sharingnya cukup sampe sini dulu…besok dilanjut lagi. semoga ilmu yang sedikit ini bisa berguna bagi kita semua dan tetap semangat dalam modifiksai…..

KEBELET MO PAKE CDI RACING, TAPI KOK…..MENGECEWAKAN

Wah postingan-nya dari kemaren kontroversial terus! kalo kemaren udah bahas bensin (mungkin mau diperdalam masalah RON dan MON), oli juga busi sekarang saatnya bahas masalah CDI. banyak model juga merek dipasarkan. semua ngaku racing dan mampu dongkrak tenaga, emang bener apa? mikir sejenak deh, ninja yang HPnya 27 aja dikota jalan paling pol 80kpj. trus kalo punya supra x 125 dengan HP 9 juga bisa jalan 80kpj dikota, kok banyak orang pada ngotot ganti ini dan itu untuk menaikkan performa yak?! *masih mikir dan gak begitu ngerti*

banyak orang ganti part kompetisi (ngakunya racing) untuk menambah kecepatan! semua sepakat bahwa tolok ukur yang dipakai adalah HP (Horse Power)! misal aja nih honda blade dari Power 7,12 HP  dinaikkan dengan menggati CDI dan knalpot agar powernya terdongkrak menjadi lebih tinggi, dengan harapan motor top speednya lebih tinggi dan lebih responsif dalam berakselerasi. saya yakin jika kecepatan standart Blade tersebut tembus 100kpj setelah ganti part larinya gak lebih dari 120kpj! padahal sudah berkorban uang banyak dan efek dari penggantian part standart adalah motor durabilitynya berkurang.

masuk ke inti masalah nih, gimana sih cara kerja CDI racing, kok sampe bisa nambah power motor? cara kerjanya sih seperti CDI satandar, cuma timing pengapian lebih advance dan limiternya digeser pada rpm yang lebih tinggi. kalo cara masangnya ya tinggal dicolokin ke socketnya aja. trus nambah gak performanya? kalo CDI diganti dengan label ‘racing’ dan bensinnya gak diganti sama saja bohong! timing pengapian yang dimajuin otomatis butuh bensin dengan octane yang bagus! kalo bensinnya premium maka mesin akan ngelitik. Kenapa kalo diganti CDI racing motornya gak mau langsam? waduh pertanyaan apalagi nih? ya karena setting pengapiannya terlalu maju dan gak matcing sama kompresi mesin. jadi kalo mau setting mesin dimulai dari BBM yang mau dipake, kalo udah baru dihitung kompresi yang pas, terakhir atur ulang timing pengapian. itu sih yang sederhana.

Trus kalo pake CDI racing apakah tenaganya bisa los/keluar semua? banyak orang mikir kalo pake CDI racing akan memperoleh kecepatan lebih karena limiternya gak ada! benarkah pemikiran diatas? Sampeyan yang tertarik bisa intip grafik pengapian antara motor STD dengan CDI bawaan dan motor STD dengan CDI racing diweb tetangga! perhatikan baik-baik grafiknya. ambil contoh honda blade aja ya. tenaga maksimal didapat pada RPM 8000 HPnya 7.12 (STD) begitu diganti CDI racing power didapat pada RPM8000 HPnya 7.55. dari hasil ini jelas kan bahwa tenaga motor cuma oke di rpm 8000, lewat dari itu tenaga drop lagi! jadi percuma kan beli CDI racing meski tanpa limiter, jika mengharapkan tenaga keluar semua karena gak ada limiternya!

Sebenarnya tenaga maksimal itu diperoleh dari hitung-hitungan  lebar klep yang dipakai! semakin kecil klep yang dipakai maka tenaga akan diperoleh pada RPM yang rendah. kalo mau Power keluar pada rpm tinggi maka gedein aja klep isapnya, tapi hal ini berimbas pada besarnya porting dan karburator yang dipakai! lain kali akan coba untuk dibahas saja, biar jelas!

woke pembahasan kali ini sekian dulu deh, jika ada masukan sok ae…..intinya, CDI racing bekerja dengan memajukan waktu pengapian. jadi jangan asal beli kalo belum tahu konsekuensinya, kasihan yang jual CDI karena dapat komplain yang terdengar lucu…….semoga bermanfaat!